Friday, 18 October 2013

Pepaya California

PEPAYA CALIFORNIA

Pepaya California sebagai salah satu jenis pepaya unggul saat ini mulai banyak dikebunkan. Keunggulan pepaya California antara lain buah tidak terlalu besar dengan ukuran 0,8 – 2 kg/buah, rasa manis, daging buah kenyal dan tebal. Hasil sekali panen setiap pohon 10 – 20 buah dan setiap minggu bisa menghasilkan buah sampai 2 t/ha. Peluang pasar masih terbuka, permintaan dari kota-kota besar belum terpenuhi karena ketersediaan buah terbatas dan belum dikembangkan secara luas oleh petani.

Tips Menanam Pepaya California sebagai Komoditas Unggulan

Pepaya jenis california ini sekitar satu tahun  yang lalu masih hangatnya jadi bahan perbincangan di kalangan petani di wilayah Lakbok, Banjar. Pasalnya pepaya california ini selain masa panen yang lebih cepat, tiap buahnya juga bisa memiliki bobot yang cukup berat yakni dua kilogram lebih.

Perawatan memang cukup rumit namun juga tak terlalu mudah, kita hanya butuh ketelatenan. Sekedar tips saja mengenai cara berbudi daya tanaman buah jenis california ini. Beberapa langkah mudahnya yang harus diikuti dengan baik yakni buat lubang tanam berbentuk kubus dengan jari-jari 40 cm.

Masukkan pupuk kandang baik kotoran sapi, kambing, kerbau atau kotoran manusia juga boleh aja sih asal kuat aja cium baunya. Tambahkan satu sendok adukan rabuk yakni menggunakan sendok yang biasa digunakan oleh tukang bangunan untuk mengambil adukkan pasir semen. Sertakan pula pupuk jenis TS yakni pupuk berwarna gelap berunsur Sulfur dan Fosfat, bukan urea lho (ingat yaaa).


Diamkan dahulu selama seminggu pupuk yang sudah dicampur pupuk TS dan rabuk tersebut. Setelah satu minggu berlalu baru kita tanamkan bibit buah pepayanya dengan standar operasi penanaman pohon buah.

Perlu diketahui bahwa mendiamkan campuran pupuk tersebut adalah agar terurai dengan tanah dan menghilangkan uap panas dari pupuk kandangnya. Mengenai penggunaan rabuk agar pupuk kandang lebih cepat terurai (kata orang pinter sih, bukan orang pinter dukun pastinya).

Setelah memasuki satu bulan lamanya sejak penanaman bibit pohon buah pepaya california ini, buat lingkaran di sekitar tanaman pepayanya dengan diameter 150 cm. Selanjutnya taburkan puradan guna menghilangkan hama baik itu ulat, jamur dan lain sebagainya.

Dalam masa perawatan sejak penanaman bibit hingga masa berkembangnya bunga-bunga putik sari tersebut, pastikan gulma berupa rumput liar atau rumput bergoyang dilarang mendekati pohon (bikin rambu-rambu dilarang mendekati area pohon kalau perlu).

Membersihkannya area pohon buah pepaya california ini dari gulma tersebut bisa menggunakan sabit atau dicabut pakai tangan juga bisa. Utamanya sterilkan saja area pohon tersebut dengan radius 1 meter agar pohon pepaya bisa tumbuh dengan baik hingga memasuki masa panen pertama.

Setelah bunga berganti menjadi buah pepaya, lakukan penyemprotan baik semprot organik maupun pestisida dengan kadar secukupnya. Ingat semakin banyak pestisida yang digunakan berbahaya bagi kesehatan manusia juga lho. Penyemprotan buah ini bertujuan agar kondisi buah bebas dari hama yang dapat merusak kondisi buahnya itu sendiri.

Udah gitu aja sih panduan mengenai cara bertanam pepaya california dengan cara yang mudah. Mengenai cara pemetikkan buah pepaya california yang baik dan tepat nanti akan saya jabarkan dalam waktu berikutnya.

Belajar Budidaya Pepaya California

Persyaratan Tumbuh 

Iklim 

Jenis pepaya California termasuk pepaya dengan usia yang lebih pendek dibanding jenis lainnya. Meski demikian, pepaya ini sanggup hidup hingga 4 tahun dengan kemampuan produksi buah yang baik jika dirawat dengan baik. Pepaya California tumbuh optimal di area yang subur dengan tanah yang sedikit berpasir. Ia sanggup hidup di permukaan tanah dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Pepaya baiknya ditanam di lahan yang terbuka dan dilengkapi dengan sistem pengairan yang baik. Kelembaban tanah sebaiknya 6 sampai 7 pH dan suhu antara 25 sampai 30 derajat celcius. Curah hujan sebaiknya antara 1000 sampai 2000 mm per tahunnya. Jika ditanam pada area diluar persyaratan tadi, pepaya juga akan tumbuh tapi hasilnya kurang maksimal. 


Bibit 

Dalam sistem budidaya pepaya California, sama seperti jenis pepaya lainnya, biasanya diperbanyak dengan cara generatif yakni dengan menggunakan bijinya. Sebaiknya soal bibit ini diusahakan sendiri dengan mengambil biji buah yang sengaja dibiarkan masak di atas pohon. Jika dianggap repot, biji atau benih pepaya California juga banyak dijual di toko pertanian. Setelah mendapatkan benih, terlebih dahulu harus disemaikan dengan cara direndam. Jangan pilih bibit yang mengambang sebab tak layak tanam. Bibit yang tenggelam kemudian diperam di dalam kertas Koran yang dibuat lembab kemudian simpan di tempat yang teduh hingga tumbuh tunas. Jika sudah terlihat tunasnya, pindahkan ke polybag untuk proses penyemaian.
Persiapan Lahan Tanam 

Setelah bibit tersedia, sebelum ditanam, tanah harus dipersiapkan terlebih dahulu. Persiapannya cukup sederhana. Lakukan pembersihan lahan terutama dari rumput dan gulma. Kemudian buatlah lubang tana dengan jarak dan ukuran 60 x 60 x 50 cm. Adapun soal jarak masing-masing lubang disesuaikan dengan jarak tanam pepaya. Untuk jenis California, jarak tanamnya adalah 2,5 m x 2,5 m bisa juga 2,5 x 2,75 m. Lubang tanam yang telah disiapkan dibiarkan kosong minimal selama 15 hari sebelum kemudian ditutup dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang atau kompos. 

Proses Penanaman 


Dalam budidaya pepaya California, proses tanam dilakukan dengan hati-hati yakni memindahkan bibit yang telah disemaikan dari polybag menuju lubang tanam yang telah dipersiapkan. Bibit yang telah disemai selama 1, 5 bulan adalah bibit yang telah siap tanam. Sebaiknya, 1 hari sebelum penanaman, lahan diairi terlebih dahulu. Proses tanam harus dilakukan pada saat sore hari. Lakukan perlahan sebab tanah pada polybag tidak boleh hancur jika tidak, bibit akan layu dan mati. 

Proses Pemeliharaan 

Proses penyulaman harus dilakukan sesegera mungkin apabila ada bibit yang mati karena penyakit tau hama. Atau apabila bibit yang menyimpang. Jadi, Anda harus mempunyai stok 25% bibit sulam dari jumlah total bibit yang ditanam. Proses pemeliharaan selanjutnya adalah pengairan. Pepaya menyukai air tetapi tidak tahan jika air menggenang sebab batangnya cepat busuk. Jadi sistem pengairannya harus tepat. Buat saluran drainase yang tidak membuat air mengepung pohon pisang. Misalnya dibuatkan parit di sekitar lubang tanam. 

Proses pemeliharaan selanjutnya adalah pemupukan. Untuk hasil produksi yang optimal dan unggul, tentu pupuk diperlukan. Sebaiknya gunakan pupuk organik agar buah pepaya jauh lebih sehat untuk dikonsumsi. Pemupukan dimulai saat lubang tanam dipersiapkan dengan hitungan 40 kg pupuk organik per lubang tanam. Selanjutnya pemupukan dilakukan pada:
Pemupukan setelah seminggu ditanam. Gunakan jenis pupuk NPK dengan hitungan 200 gram pupuk per pohonnya. 
Saat tanaman memasuki usia 3 bulan, berikan pupuk NPK sebanyak 300 gram per pohonnya. 
Memasuki usia 6 bulan, gunakan pupuk NPK sebanyak 500 gram per pohon dan ditambah dengan pupuk kandang sebanyak kurang lebih 40 kilogram per pohonnya. 
Memasuki usia 9 bulan, berikan lagi pupuk NPK sebanyak 500 gram per pohonnya. 
Di usia 12 bulan berikan pupuk NPK sebanyak 500 gram per pohonnya dan tambahkan 40 kilogram pupuk kandang.
Setelah pohon berbuah, berikan pupuk KCI agar daya tahannya lebih kuat dan buahnya lebih manis. 
Ada beberapa jenis hama yang biasa menyerang tanaman pepaya California. Antara lain hama kutu putih. Jenis hama yang satu ini bisa dikendalikan dengan menyemprotkan Regent, Bestox, Pestisida Akothion secara bergantian. Hama selanjutnya adalah Aphid dan juga tungu. Hama jenis ini menyerang dengan menghisap semua cairan yang ada pada daun muda pohon pepaya California. Pengendaliannya dengan disemprot pestisida curacron, mesurol dan akarisida. 

Sementara itu, beberapa jenis penyakit yang ditakuti dalam budidaya pepaya California adalah Phytphora parasitica, P. Palmivora, juga Collectricum dan Pythium. Penyakit ini menyerang umumnya pada musim penghujan. Bagian yang diserang adalah daun, akar, batang bahkan buah. Pengendaliannya bisa dilakukan dengan cara penyemprotan seperti pada hama. Yang digunakan adalah larutan fungisida yang dicampur bersama air sebanyak 1 liter. Lakukan hingga sembuh. 

Panen 

Dalam budidaya pepaya California, pemanenan dilakukan saat pohon berusia 8 sampai 9 bulan. Buah dipanen saat telah terlihat tanda matang yakni ada semburat berwarna kuning di bagian buah pepaya utamanya di ujung buah. Panen sebaiknya dilakukan dengan memotong bagian tangkai. Gunakan gunting pangkas dan bisa juga dengan pisau yang tajam. Panen dilakukan dengan periode wakti 10 hari sekali. Setelah buah pepaya dipanen, sebaiknya diletakkan di tempat yang terlindungi dari sinar matahari langusng dan diberi alas misalnya plastik.

Silahkan Mencoba

No comments:

Post a Comment